Senin, 19 Desember 2016

Manfaat Teripang Untuk Darah Tinggi

Manfaat Teripang Untuk Darah Tinggi.- Para ahli dibeberapa Negara, telah banyak melakukan penelitian mengenai teripang emas. Didalam teripang emas tersebut, tersimpan berbagai senyawa alami yang sangat penting untuk kesehatan tubuh manusia, meliputi Protein 86,8%, Kolagen 80,0%, Mineral, Mukopolisakarida, Glucasaminoglycans (GAGs), Antiseptik alamiah, Glucosamine dan Chondroitin, Saponin, Omega-3, 6, dan 9, Lektin, Vitamin, Mineral, dan 11 asam amino.
Kombinasi nutrisi tersebut, memiliki peranan penting dalam menurunkan tekanan darah, serta mengobati darah tinggi dari sumber penyebabnya. Karena itulah, para ahli sangat merekomendasikan pasien untuk mengatasi penyakit darah tingi dan gangguan kardiovaskuler lainnya dengan obat herbal yang berbahan dasar teripang emas. Dengan obat tersebut, darah tinggi bisa ditangani dengan cepat, tuntas dan permanen. Kandungan mucopolisacharida (MPS) yang populer sebagai glycosaminoglycans (GAGs) mampu mengencerkan darah beku penyebab darah tinggi. ‘MPS bersama GAGs memberikan efek pelendiran dinding sel,’ kata Walter K M Yee, ahli gizi dari, Malaysia. Artinya teripang sebagai antithrombogenik untuk mencegah penggumpalan melalui pengenceran darah.
Menurut penelitian para ilmuan di seluruh dunia, mengungkapkan bahwa Khasiat Teripang laut dapat mengobati Diabetes Mellitus yang menjadi salah satu penyebab darah tinggi, melancarkan peredaran darah, mencegah penyumbatan kolesterol pada pembuluh darah, melancarkan fungsi ginjal, meningkatkan kadar metabolisme, membantu arthritis, hipertensi dan mempercepat penyembuhan luka, baik luka luar maupun luka dalam.

Faktor Risiko Tekanan Darah Tinggi

Faktor Risiko Tekanan Darah Tinggi.- Tekanan darah tinggi memeliki berepa faktor risiko, antara lain:

  • Usia. Resiko tekanan darah tinggi meningkat.
  • Ras. Tekanan darah tinggi
  • Latar belakang keluarga
  • Kelebihan berat badan atau obesitas.
  • Tidak aktif secara fisik. Denyut jantung orang-orang yang tidak aktif cenderung lebih tinggi. Sehingga semakin keras jantung Anda harus bekerja dengan setiap kontraksi dan semakin kuat gaya pada arteri Anda. Kekurangan aktivitas fisik juga meningkatkan risiko kelebihan berat badan.
  • Merokok
  • Terlalu banyak garam (sodium) pada diet Anda. Terlalu banyak sodium pada diet Anda dapat menyebabkan tubuh Anda menahan cairan yang meningkatkan tekanan darah.
  • Terlalu sedikit potasium pada diet Anda. Pottasium membantu menyeimbangkan jumlah dari sodium di sel Anda. Jika Anda tidak mendapat potasium yang cukup pada diet Anda atau menahan potasium, Anda bias menumpuk terlalu banyak sodium di dalam darah.
  • Terlalu sedikit vitamin D di dalam darah Anda. Tidak pasti apakah memiliki terlalu sedikit vitamin D dalam diet Anda dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Vitamin D dapat mempengaruhi enzim yang diproduksi oleh ginjal yang mempengaruhi tekanan darah Anda.
  • Terlalu banyak minum alkohol
  • Stres
  • Kondisi kronik tertentu. Seperti, kolestrol tinggi, diabetes, penyakit ginjal, dan “sleep apnea”.
  • Terkadang kehamilan juga berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi.

Kolesterol Tinggi, Hindari Makanan Ini

Dokter biasanya akan memberikan obat ke pasien kolesterol tinggi. Sementara yang kolesterol rendah, dokter umumnya menganjurkan untuk mengonsumsi makanan rendah lemak dan rutin olahraga.

Kolesterol yang tinggi harus segera diturunkan karena meningkatkan risiko penyakit koroner. Kematian akibat gagal jantung paling sering dialami oleh orang-orang dengan kolesterol melebihi 40.

Meski dokter memberikan obat penurun kolesterol, bukan berarti pasien bebas makan apa saja. Pasien tetap harus memilih makanan yang sehat dan mengikuti aturan makan yang benar.

Seperti dikutip dari Boldsky pada Selasa (20/12/2016), pasien yang sedang mengonsumsi obat penurun kolesterol harus mengonsumsi makanan tinggi serat seperti buah-buahan, sayur mayur, biji-bijian, ikan, dan minyak zaitun. Begitu juga dengan sumber karbohidrat, pastikan yang rendah karbohidrat.

Pasien dengan kolesterol tinggi harus mengurangi konsumsi gula karena dapat meningkatkan kadar trigliserida. Kemudian, hindari makan buah jeruk bersamaan dengan obat kolesterol yang jika digabungkan dapat menghasilkan zat-zat beracun.